PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiGangguan Komunikasi

apraksia verbal

verbal apraxia

Ringkasan Singkat

Gangguan bicara motorik di mana seseorang kesulitan mengoordinasikan gerakan otot yang diperlukan untuk membentuk kata-kata.

Apraksia verbal, atau sering disebut apraksia bicara (apraxia of speech), adalah kondisi neurologis di mana otak mengalami kesulitan merencanakan dan mengoordinasikan urutan gerakan otot yang diperlukan untuk berbicara secara akurat. Ini bukan disebabkan oleh kelemahan otot bicara (seperti disartria), melainkan oleh kegagalan sistem kontrol motorik otak dalam menyusun 'pemrograman' bicara.

Gejalanya meliputi pengulangan kata yang tidak konsisten, distorsi suara vokal, dan upaya yang terlihat jelas (groping) saat mencoba memposisikan mulut untuk suara tertentu. Kondisi ini bisa terjadi sejak lahir (apraksia bicara masa kanak-kanak) atau didapat di masa dewasa akibat stroke atau cedera otak. Intervensi psikologis dan terapi wicara berfokus pada latihan pola gerakan repetitif untuk memperkuat jalur komunikasi antara otak dan otot bicara.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Speech-Language-Hearing Association (ASHA).
  • Duffy, J. R. (2013). Motor Speech Disorders.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback